DI BALIK JENDELA - PRIO DAFA
Di Balik Jendela
by: Prio Dafa
Malam itu, saya baru saja pindah ke rumah tua di pinggirankota, tempat yang sepi dan jauh dari keramaian. Setelahmenata beberapa barang, ia duduk di kursi sambilmemandangi jendela besar yang menghadap ke kebunbelakang. Hujan turun deras, menambah kesunyian malam itu. Ketika ia menatap ke luar, ada sesuatu yang bergerak di balikpohon-pohon yang basah oleh hujan. saya memicingkan mata, berusaha memastikan apakah itu hanya bayangan angin atausesuatu yang lebih. Tak ada yang terlihat, namun ia merasakansesuatu yang aneh—sebuah perasaan dingin yang merayap di punggungnya.
Tiba-tiba, suara ketukan pelan terdengar dari arah jendela, seperti seseorang yang mengetuk dengan kuku. saya terlonjak, matanya terbelalak ke arah jendela yang kini buram oleh hujan. Dengan hati berdebar, ia melangkah perlahan menujujendela dan membuka tirainya. Di luar, tak ada siapa-siapa, hanya gelap dan kebun yang tampak kosong. Namun, ketikaia menutup tirai, ia melihat ada sesuatu yang mencurigakan di dalam kaca jendela—bayangan wajah yang samar, wajah yang tidak dikenalnya, menatapnya dengan tatapan kosong dan dingin.
Saya melangkah mundur, terengah-engah, matanya tetapterfokus pada bayangan itu yang kini perlahan menghilang. Tiba-tiba, suara ketukan itu terdengar lagi, kali ini lebih keras, lebih mendesak. Dengan gemetar, saya berbalik dan menujupintu belakang, berpikir untuk keluar dari rumah itu. Namun, saat ia memegang pegangan pintu, sebuah bisikan lembutnamun mengerikan terdengar di telinganya: "Jangan lari... akusudah menunggumu." Saat itu, jendela kembali terbukadengan sendirinya, dan bayangan wajah itu muncul lagi, lebihdekat, kali ini ada di dalam rumah.
UNSUR INSTRINSIK:
TEMA: HOROR
TOKOH: SAYA
PENOKOHAN: TAKUT
LATAR: TEMPAT:RUMAH TUA DIPINGGIRAN KOTA
SUASANA: MENAKUTKAN
WAKTU: MALAM
AMANAT: BAHAYA KETIDAKPEDULIAN TERHADAP HAL HAL YANG TIDAK KITA PAHAMI DAN MENGABAUKAN PERINGATAN ATAU PERASAAN TAK NYAMAN YANG MUNCUL DALAM DIRI KITA.
Komentar
Posting Komentar