M ARSYA FIRJATULLAH - HIDUP ADALAH KEMENANGAN BAGI MEREKA YANG INGIN BERJUANG
”hidup adalah kemenangan bagi mereka yang ingin berjuang”
By
M.arsya firjatullah
aku terbangun di pagi hari ketika matahari mulai menerangiwajahku,aku teringat bahwa hari ini aku libur bekerja.akumembuka lemari bajuku yang tertulis di dalamnya sebuahkalimat yang kujadikan pedoman hidup bahwa hidup adalahkemenangan bagi mereka yang ingin berjuang.sebuah kalimatdari guruku sewaktu sma yang kini ku jadi kan pedomanhidup aku jadi teringat dulu aku meragukan kalimat inisampai tuhan menunjukkan ku bahwa kalimat itu nyata.semuadi mulai ketika aku sma.
pada hari itu hujan turun di pagi hari.hari itu bertepatandengan hari senin di mana hari tersebut adalah hari aktifsekolah karena hujan yang tak kunjung terang aku pun merasamalas untuk pergi sekolah tetapi aku memaksa diriku untukbersekolah.akupun kemudian mandi dan bersiap untuksekolah.aku berangkat ke sekolah dengan perlahan di karenakan kondisi cuaca yang terus menerus hujan.sesampainya di sekolah aku mengeluarkan buku pelajaran pada hariini.aku mengikuti pelajaran dengan seksama aku mendergakanseluruh penjelasan guru dan menncatat yang perlu di catat.sampai pada jam pelajaran terakhir yaitu mata pelajaranekonomi,pada pertemuan ini guruku membahas tentangkemiskinan dan cara mengatasinnya beliau menjelaskanbahwa angka kemiskinan di indonesia terus meningkat setiaptahunnya beliau terus meneranngkan sampai beliaumenyampaikan sebuah pesan pada kita"angka kemiskinan di indonesia terus meningkat dan inilah peran kita sebagaiwarga negara yang berpendidikan untuk berusahamengatasinnya karena hidup ini adalah kemenangan bagimereka yang ingin berjuang"itu lah kata yang terakhir beliauucapkan sampai pada akhirnya beliau mengakhiri pelajaransaat pel pulang berbunyi.ada sesuatu yang menjanggal di hatiku tentang kata terakhir beliau bahwa hidup adalahkemenangan bagi mereka yang ingin berjuang.aku merasabahwa kata itu tidak sesuai dengan apa yang ku pahami bahwasegala yang kita dapat adalah pemberian tuhan.aku pun pulang dengan banyak sekali hal menganjal dan pertanyaan di hati ku tentang mana prinsip yang benar antara berjuang ataupasrah pada tuhan.sampai ketika aku berjalan pulang akumenemui seorang pengemis yang di beri uang oleh seorangyang terlihat kaya raya dari kejadian tersebut aku mengambilkesimpulan bahwa semua ini adalah pemberian tuhan sampaisetelah aku berjalan beperapa langkah aku menemui seorangpenjual makanan yang telah tua dagangan nya masih sangat banyak dan beliau terlihat sangat kelelahan.dari dua kejadianitupun aku semakin yakin bahwa semua adalah pemberiantuhan.setelah beperapa langkah aku merasakan ada air yang menetes ke wajah ku ternyata hujan mulai turun dan untungnya aku berangkat sekolah dengan mengunakanpayung akupun membuka payungku dan berjalan denganperlahan tak lama hujan pun makin terang lalu aku melihatada sebuah warung yang sangat ramai pengunjung aku pun memutuskan untuk berhenti makan di sana selain karenahujan sepertinnya makanan di sana enak.setelah akumemasuki warung tersebut aku memesan seporsi nasi lengkapdenga lauk nya.setelah memakan beperapa suap aku merasabahwa makanan disini memang enak sampai beperapa waktuada seorang bapak bapak yang menghampiri beliau mulaimengobrol banyak hal lalu beliau mulai bercerita bahwadulunnya warung ini cukup kecil dan tidak seramai sekarangtapi makananya memang enak dari dulu tempat yang awal nyasepi pengunjung ini menjadi ramai tak lain adalah buah darikegigihan pemiliknya yang pantang menyerahmemperjuangkan warung ini.setelah menghabiskanmakanannya bapak bapak tersebut berpamitan untuk pulangterlebih dahulu.setelah mengabiskan makanan ku akumenungu hujan sedikit reda sembari memikirkan cerita bapaktadi yang berlawanan dengan dua kejadian yang kulihattadi.hujan mulai sedikit reda dan membuyarkan lamunankuaku pun mulai menyusuri jalan pulang.sesampai nya di rumahaku pun mandi kemudian duduk duduk di ruang keluargabersama ibu dan adikku tak lama ayah ku pun pulang kerjalalu ayah bergabung dengan kami.ayah membuka obrolandengan menanyakan baagaimana sekolahku"bagaimanapelajaran sekolahnya tadi" tanya ayah ku.lalu akumenjawab"lancar ayah.hanya saja ada hal yang mengangupikiran ku!" lalu akupun menceritakan semuannya.setelahmendengar cerita ku ayahku menjawab dengan menceritakanperjuangan ayah dan ibu yang berjuang dari awal beliauberkata bahwa sebelum aku lahir sampai aku berumur lima tahun keluarga kita tidak mapan tapi berkat perjuangan ayah dan kesabaran ibu kita bisa sampai pada titik ini lalu ayah menambahkan bahwa tugas kita adalah berjuang dengan gigihkarena itulah jembantan penghubung terhadap takdir baikyang akan di berikan tuhan.
sejak hari itu aku pun terus mengingat kata kata ayah dan guru ekonomi ku tentang pentingnya berjuang bahkan aku sampaimenulis di lemari bajuku agar saat aku membuka lemari akuakan selalu mengingat dan berpegang teguh terhadap prinsiptersebut

Komentar
Posting Komentar