REMBULAN DALAM HENING - GEBBY PRAMUDIA AGUSTIN

Rembulan dalam Hening

oleh: Gebby Pramudia Agustin / XI.6


Di bawah rembulan yang hening,

Kutatap langit penuh harapan,

Sinar lembut menyentuh jiwa,

Menyelimuti hati yang terluka.


Bintang-bintang berbisik mesra,

Mereka tahu, rahasia yang tersembunyi,

Dalam diam, aku mencari jawab,

Pada tiap malam yang tak berujung.


Rembulan mengajarkan kesabaran,

Di antara gelap, ada cahaya,

Seperti cinta yang tersembunyi,

Menanti saatnya bersinar terang.


Struktur Fisik Puisi:

1.Jumlah Baris: Puisi ini terdiri dari 12 baris.


2.Rima: Rima yang digunakan adalah pola abcb, yaitu:


Baris 1: Hening (A)


Baris 2: Harapan (B)


Baris 3: Jiwa (C)


Baris 4: Terluka (B)


Begitu seterusnya.


3.Jumlah Suku Kata per Baris:


Baris pertama: 7 suku kata


Baris kedua: 9 suku kata


Baris ketiga: 7 suku kata


Baris keempat: 9 suku kata


Baris kelima dan seterusnya memiliki pola suku kata yang sama dengan baris sebelumnya.


4.Bait: Puisi ini terdiri dari 3 bait.


5.Gaya Bahasa: Menggunakan personifikasi (rembulan, bintang-bintang), metafora (cinta tersembunyi), serta aliterasi (contoh: "Dalam diam").

Komentar