TALAS - ANINDYA TALITHA TSANY


TALAS

 Oleh: Anindya Talitha Tsany / XI.6


Talas (Colocasia esculenta) adalah tanaman umbi-umbian yang banyak dibudidayakan di daerah tropis dan subtropis. Tanaman ini dikenal karena umbinya yang dapat dimakan dan memiliki berbagai manfaat serta aplikasi kuliner. Di sejumlah daerah terutama di Indonesia, talas dijadikan salah satu makanan pokok karena mengandung karbohidrat yang tinggi. Bahkan talas bisa jadi pengganti nasi juga.Makan ini bisa membuat anda kenyang lebih lama, tetapi juga mampu menyediakan pasokan energi bagi tubuh sehingga dapat mencegah kelelahan. Talas juga memiliki kandungan serat yang tinggi yang mampu memperlancar sistem pencernaan.


Kandungan Nutrisi Talas

Dalam 132 gram talas matang mengandung nutrisi sebagai berikut:

Kalori: 187.

Serat: 6,7 gram.

Mangan: 30 persen dari kebutuhan harian.

Vitamin B6: 22 persen dari kebutuhan harian. 

Vitamin E: 19 persen dari kebutuhan harian.

Kalium: 18 persen dari kebutuhan harian. 

Tembaga: 13 persen dari kebutuhan harian. 

Vitamin C: 11 persen dari kebutuhan harian. 

Fosfor: 10 persen dari kebutuhan harian.

Magnesium: 10 persen dari kebutuhan harian. 

Dari penjelasan tersebut, talas memiliki berbagai nutrisi penting dalam jumlah yang baik. Nah, berkat kandungan nutrisinya, talas menjadi salah satu makanan sehat yang memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan.


Manfaat Talas untuk Kesehatan Tubuh

1. Mengontrol gula darah

2. Mengurangi risiko penyakit jantung

3. Antikanker

4. Membantu menurunkan berat badan

5. Menyehatkan usus

6. Melindungi jantung

7. Memperlambat penuaan

8. Menjaga kesehatan otot

9. Meningkatkan energi


Selain beragam manfaat talas di atas, talas juga baik untuk menjaga pencernaan agar tetap sehat. Hal ini tidak terlepas dari kandungan serat di dalamnya. Meskipun talas baik untuk kesehatan, sebelum mengonsumsinya, pastikan talas sudah dicuci hingga bersih dan dimasak hingga benar-benar matang. Jika talas yang Anda konsumsi masih kotor atau kurang matang, Anda justru berisiko mengalami keracunan atau infeksi. Satu hal lagi yang perlu Anda ingat, konsumsilah talas dalam batas wajar. Jika Anda memiliki penyakit tertentu atau mengonsumsi obat-obatan yang harus dikonsumsi dalam jangka panjang, ada baiknya Anda berkonsultasi dulu ke dokter untuk menentukan apakah talas aman dikonsumsi dan seberapa banyak porsi talas yang boleh Anda santap per harinya.


Komentar

Postingan Populer