AKU ADALAH HARAPAN ORANG TUAKU - SALSABILA AURORA
AKU ADALAH HARAPAN ORANG TUAKU
by: Salsabila Aurora Macica
Setiap pagi aku melihat ayah dan ibu sibuk mempersiapkan segalanya untukku. Ayah, dengan wajah yang tampak lelah setelah bekerja keras sepanjang hari, selalu memastikan aku memiliki pakaian rapi dan sarapan yang cukup. Ibu, dengan senyum lembut dan manis itu, menyemangati aku untuk terus belajar dan tak menyerah meski kadang hasilnya tak sesuai harapan baginya.
Mereka bukan orang kaya, tak punya banyak harta, tapi mereka punya satu hal yang tak ternilai yaitu harapan pada anak terakhirnya. Harapan bahwa aku akan menjadi lebih baik dari mereka-mereka, bahwa aku bisa mencapai semua yang mereka tak bisa capai. Mereka tak pernah memaksaku tapi aku tahu, di setiap tatapan mata mereka, ada impian yang mereka titipkan padaku.
Suatu malam saat aku duduk di meja belajar, ibu datang menghampiriku. "Nak," katanya, "kami hanya ingin kamu bahagia. Tapi yang lebih penting, kami ingin kamu berjuang untuk masa depanmu, untuk hidup yang lebih baik."
Aku menatap buku di depanku, lalu menatap ibu dengan penuh tekad. Aku tahu aku adalah harapan orang tuaku. Dan aku akan terus berusaha tidak mengecewakan mereka yang mengharapkanku untuk berhasil menjadi lebih baik dari yang mereka mau.
Unsur intrinsik yang ada dalam cerpen tersebut
Tema: AKU ADALAH HARAPAN ORANG TUAKU
Tokoh utama: Aku
Tokoh pendukung: Ayah dan Ibu
Penokohan: Ayah sosok pekerja keras. Ibu mempunyai sifat penyayang
Alur: Maju
LATAR(Setting)
Latar waktu: Rumah yang sederhana
Latar sosial: Kehidupan keluarga yang sederhana
Sudut pandang: Orang pertama
Amanat: Bahwa setiap harapan orang tua adalah sesuatu yang sangat berharga dan harus dijaga. Anak tidak hanya berjuang untuk dirinya sendiri tapi juga untuk memenuhi impian orang tuanya yang telah berkorban demi masa depannya
Komentar
Posting Komentar