ALFHAN FAUZAN - PENENANG JIWAKU
Penenang jiwaku
By : Alfhan fauzan amirullah amin
Di sebuah pesantren kecil di lereng Gunung Arjuna yang terletak di Singosari, hiduplah seorang santri bernama Alfan. Rambutnya yang selalu gondrong dan seragam yang tak pernahrapi membuatnya berbeda dari santri lainnya. Ustadz-ustadzsering mengeluh karena Alfan kerap melanggar peraturan, seperti keluar pondok tanpa izin, bermalas-malasan saat belajar, hingga terlibat perkelahian kecil dengan teman-temannya.
Suatu hari, seorang ustadz junior bernama Ustadz Hubby memanggil Alfan ke kantor untuk menasehati Alfan . UstadzHubby adalah seorang Ustadz muda yang ramah dan penyayang. Ia berbeda dari Ustadz-ustadz lain yang cenderung keras. UstadzHubby berusaha mendekati Alfan dan mengajaknya berbicaradari hati ke hati.
"Alfan, kenapa kamu sering melanggar peraturan?" tanya UstadzHubby dengan tegas.
Alfan terdiam. Ia tidak tahu harus menjawab apa. Akhirnya, iamenceritakan semua masalah yang sedang ia hadapinya. UstadzHubby mendengarkan dengan santai. Setelah Alfan selesaiberbicara, Ustadz Hubby berkata, "Setiap orang pasti pernahmelakukan kesalahan. Yang penting kamu mau belajar darikesalahan itu dan berusaha menjadi lebih baik."
Ustadz Hubby kemudian mengajak Alfan untuk menenangkandirinya ,yaitu mendaki gunung. Alfan awalnya ragu, tapiakhirnya ia mau mencoba. Di atas gunung ia melihat lautanawan yang indah kemudian Alfan merasa tenang dan seakan-akan ia tak mempunyai dosa . Ia menyadari bahwa alam bisamenjadi tempat yang baik untuk merenung dan mencariketenangan.
Sejak saat itu, perlahan-lahan perubahan mulai terjadi pada diriAlfan. Ia mulai lebih rajin belajar, lebih patuh pada peraturanpondok, dan lebih ramah kepada teman-temannya dan Ustadz-ustadznya. Alfan juga mulai aktif mengikuti kegiatankeagamaan di pondoknya.
Unsur Intrinsik Cerpen "Santri Nakal"
Pesan Moral:
Cerpen saya ini menyampaikan bahwa setiap orang memilikipotensi untuk berubah menjadi lebih baik. Dengan kasih sayang, pengertian, dan bimbingan yang tepat, seseorang dapatmengatasi masalah yang dihadapinya dan menemukan jatidirinya.
Komentar
Posting Komentar