LIHAT SAJA AKAN KU BUKTIKAN - MUTIA NURUL AINI


LIHAT SAJA AKAN KU BUKTIKAN

Oleh: Mutia Nurul Aini

Ada seorang gadis remaja perempuan yang bernama aini, dia berada di bangku SMP tepatnya dia seorang siswi kelas 9, ya itu adalah aku di dua tahun yang lalu. Pada awal kenaikan kelas, kelas baru pun dibagi dan aini kebetulan mendapatkan kelas yang isinya kebanyakan bisa dikatakan sebagai anak pembuat masalah di angkatan aini. Saat aini baru pertama masuk sekolah dia sangatlah kaget dengan teman-teman barunya yang sangat berbeda dengan kelasnya yang lama, dan disana dia tidak mengenal satu pun dari mereka. Awal-awal sekolah pasti sangat banyak penyesuaian apalagi kepada teman-teman barunya.

Seiring berjalannya waktu aini mencoba berbaur dengan teman kelasnya dan aini mulai menemukan 2 teman yang cocok dengan dia. Tetapi selama ini aini bisa dikatakan tidak terlalu nyaman akan kelas barunya karena di kelas barunya dia pernah merasakan luka yang hingga saat ini dia masih trauma akan hal itu. Aini memiliki perbedaan dengan teman-temannya di SMP pada saat itu, mungkin kalau di SMA itu adalah hal wajar dan sudah banyak di temui yaitu memakai kawat gigi.

Dan di kelas itupun aini pernah merasakan dibully secara verbal yaitu dibully dengan kata-kata mereka yang sempat membuat aini tidak percaya diri. Mereka mungkin masih awam dengan orang yang memakai kawat gigi, aku masih ingat siapa saja yang pernah merusak kepercayaan diriku pada saat itu dengan tatapan mereka dan omongan mereka, pada kenyataannya aku memakai kawat gigi bukan karena aku tonggos seperti yang mereka katakan. Ada 1 anak yang sampai saat ini aku ingat dia bernama angga, dia adalah anak paling nakal di kelas dan dia adalah salah satu anak yang membully-ku pada saat itu dan dia juga yang paling membuat aku sakit hati dengan perkataan-perkataannya yang menyakitkan.

Tetapi disitu aku hiraukan apa kata mereka dan aku mulai bangkit dari rasa sakit itu dengan membuktikan kepada mereka dengan ikut lomba hingga mencetak prestasi. Tidak berhenti disitu mereka sekarang beralih mengejekku akan prestasi yang aku raih dan semenjak itu aku tidak peduli lagi dengan omongan mereka. Beberapa temanku yang ikut membully-ku mereka terkena karma atas perbuatan mereka sendiri yaitu mereka hampir di keluarkan dan di skors karena kenakalan mereka. Disitulah aku senang karena Allah membalas perbuatan mereka dan aku bisa membuktikan kepada diriku bahwa aku bisa.

Setelah beberapa lama sembuh dari luka itu, efek dari bullying yang aku rasakan hingga sampai saat ini pun masih ada yaitu tidak percaya diri ketika bertemu orang lain, takut dengan respon mereka dan efek lainnya adalah trauma dengan tatapan orang-orang disekitar ketika melihat aku dengan tatapan yang sedikit berbeda disitulah terkadang aku teringat kembali akan luka itu. 

Tetapi mulai saat ini kepercayaan diriku mulai kembali dan aku mulai berani tampil dengan lebih percaya diri dan mulai mengabaikan omongan-omongan mereka yang hanya dapat merusak kepercayaan diriku.

Unsur Intrinsik

1.Tema: Pembullyan merusak kepercayaan diri seseorang 2.Alur: Maju

3.Tokoh dan Penokohan

-Tokoh Utama (Aini/aku) : Protagonis

Seoarang yang sabar, pantang menyerah dalam menghadapi permasalahan yang dihadapi, dan mengabaikan perkataan yang membuatnya patah dengan membuktikan bahwa dia bisa

-Tokoh Angga: Antagonis

Seorang yang memiliki sikap dan perilaku yang buruk dan tidak bisa menjaga lisan kepada orang lain

4.Latar

-Latar Tempat: Sekolah

-Latar Waktu: Aku di dua tahun yang lalu -Latar Suasana: sedih, takut, semangat. 

-Latar sosial: kemanusiaan

5.Sudut Pandang

Sudut pandang orang pertama “aini/aku” 6.Gaya Bahasa

Majas perbandingan dan Ironi

7.Fungsi

Didaktif (sebagai pembelajaran) 

8.Amanat

Dalam cerita ini mengajarkan tentang janganlah kalian mem bully orang atau mengejek orang dengan berlebihan karena dapat merusak mental orang tersebut dan dapat membuat trauma di hatinya. Jika di bully beranikan melawan mereka dengan merubah kalian dengan tumbuh jadi pribadi yang lebih baik lagi dan membuktikan kepada orang-orang bahwa kalian bisa kalian hebat. Dan suatu saat nanti pembully kelak akan mendapat karmanya sendiri.

Komentar

Postingan Populer