THE OPEN MINDED - MUHAMMAD FARDAN
“the open minded”
by: Muhammad Fardan
Kadang kala itu Oscar selalu melamun meratapi cerminsambil melihat dirinya sendiri dan berpikir “apakah aku bisamenjadi seperti ayahku?” kata dia. Namun tatkala hal ituterdengar oleh sang ibu Ketika tak sengaja mendengar apayang Oscar katakan, lalu ibunya pun menyaut ”tentu bisa nak kamu itu adalah anak yang Tangguh, dan didunia yang amat begitu besar dari mata yang sampai memandangujung bumi dan dari luasnya bumi berkali-kali lipat ini halapa yang dikatakan susah itu hanya karena belum terbiasadengan hal tersebut dan kamu pasti bisa!” ujar saut ibunya. kemudian oscar bertanya Kembali kepada ibunya “lalubagaimana aku memulainya bu!” tanya Oscar. Ibunya pun menjawab “tentu kita harus berani mengambil Langkah dengan baik sebab apa yang kita pikirkan sejak awal dalammelakukan suatu hal kadang kita terlalu berpikiran jelektentang apa yang belum terjadi” jawab ibunya.
Kemudian lanjut pada hari senin yang menjadi hari paling malas seorang Oscar Ketika ingin berangkat sekolah, namunpada hari itu rasanya jauh lebih beda dari sebelumnya,mengapa dikatakan demikian? karena pada hari tersebut Oscar merasa di kehidupannya seperti sudah ada yang mengaturbanyaknya hal yang dia tidak bisa jelaskan secara lisan, dimulai dari banyaknya keberuntungan yang ia dapatkanhingga mengantar dia pada suatu keberhasilan dan hal-halseperti itu tidak terjadi sekali namun berkali-kali hingga diaakan beranjak dewasa, dia selalu berpikir untuk mencari halapa yang yang selalu membantunya di sepanjanghidupnya.Dan suatu Ketika ia berusaha mencari tentangkebenaran tersebut dia bertemu seseorang di sebuah tempatyang Bernama kuadrado yaitu sebuah tempat semacam alun-alun yang sering dibuat nongkrong bagi semua kalangandimulai dari yang muda sampai yang tua pun ada, disanalahOscar bertemu seseorang tersebut yang tidak lain adalahseorang yang Bernama veten yang merupakan seorangtemannya sejak kecil, mereka disana saling berbincang satusama lain dan pada suatu Ketika Oscar tidak sengaja berceritasecara iseng tentang kehidupannya belakangan ini yang seringmerasa ada yang mengawasi, lalu veten pun langsung berkatakepada Oscar “mengapa kamu merasa bahwa hidupmu adayang mengawasi?” tanya veten. Lalau Oscar pun menjawab“tentu, sebab dimulai dari waktu aku masih kecil sampaiaku sudah besar ini, kejadian yang aku anggap sebagaibentuk pengawasan dari sesuatu yang tidak aku ketahuimembuat kehidupan seperti ada yang sudah mengaturkarena dari kejadian-kejadian tersebut bannyaknyakeburuntungan yang aku dapatkan hingga aku mendapatsebuah keberhasilan dari keberuntungan tersebut”. Lalu veten pun berkata “ ohhh itu yang kamu maksudkan ya!”kata veten. lalu Oscar pun menjawab “ iya, itu yang akumaksudkan veten” jawab Oscar. Dan veten pun berkata “ jadisebenarnya kamu percaya tuhan kamu atau tidak?!” tanyaveten, lalu Oscar pun menjawab “tentu saja kawan akumasih percaya, memang kenapa?” ujar Oscar. Lalu vetenpun menangggapi hal teresbut dan berkata “jika kamu masihpercaya sama tuhan kamu, maka kamu harus tahu bahwasetiap kejadian ini adalah ketentuan tuhan yang kamuharus mengerti agar tidak terjadi kesalahah pahaman, kamu harus mengerti juga bahwa kamu itu disayang tuhandan apa yang kamu maksudkan tentang perihal kamudiawasai dan banyaknya keberuntungan yang kamu alamiitu semua berasal dari tuhan yang artinya kamu dicintaioleh tuhan kamu!”. Lalu sejak saat itu Oscar pun terdiam dan memikirkan apa yang dilakukannya selama ini tentangmengenai kejadian-kejadian yang sering terjadi pada dirinyadan dia mulai membuka pemikirannya akan banyak kejadianyang ia hadapi untuk selalu berpikiran tenang dan berprasangka baik hingga dia selalu membawa pemikirantersebut sampai kapan pun
Dan kisah pun berakhir….
UNSUR INTRINSIK
kehidupan inspirasi
campuran
rumah, alun-alun
sudut pandang orang ketiga
Memberikan inspirasi agar untuk menjalani kehidupanitu harus tenang dan tidak boleh berprasangka burukdalam menjalaninya, serta harus tetap optimis
-hyperbola (menyaut ”tentu bisa nak kamu itu adalahanak yang Tangguh, dan didunia yang amat begitu besardari mata yang sampai memandang ujung bumi dan dariluasnya bumi berkali-kali lipat ini hal apa yang dikatakan susah itu hanya karena belum terbiasa denganhal tersebut dan kamu pasti bisa!”)
UNSUR EKSTRINSIK
Pembuat cerita bukanlah seorang penulis dia hanyaseorang siswa dari sekolah madrasah Aliyah singosarimalang yang membawa kisah inspirasinya dari waktukejadian yang dia pernah alami sepanjang hidupnya
Kondisi sosial sang penulis dapat dikatakan masih baikdengan kondisi lingkungan yang aman, yang dapatmenimbulkan rasa sosial yang cukup baik bagi sang penulis untuk membuat cerita
Kondisi politik pada saat penulis menulis cerita tersebutberada dalam kondisi yang cukup baik ditambahmendapati presiden yang tegas dan adil yang menjadiinspirasi
Ekonomi pada saat itu tidak ada masala apa-apa sehinggadalam pembuatan cerita tidak ada sangkut pautnya dalampembuatan cerita
KEBAHASAAN DALAM TEKS
Mengawasi, melamun, berpikir, meratapi, menjadi, melihat, menanggapi, membuka, mengatur, mendapat, mendengar
Dan, selanjutnya, yang, namun
Lalu Oscar pun terdiam dan memikirkan apa yang dilakukannya selama ini tentang mengenai kejadian-kejadian yang sering terjadi pada dirinya dan dia mulaimembuka pemikirannya akan banyak kejadian yang iahadapi untuk selalu berpikiran tenang dan berprasangkabaik hingga dia selalu membawa pemikiran tersebutsampai kapan pun
Tanda yang di cerpen tersebut terdapat tanda “…..”
Telah, sejak, kala itu

Komentar
Posting Komentar