BERSATU MENGUATKAN SEGALANYA - KELOMPOK 1
Kelompok 1:
Gebby Pramudia Agustin
Frea Aurel
M. Andro Wildan
Mutia Nurul Aini
Nuril Auliya
Judul: BERSATU MENGUATKAN SEGALANYA
TOKOH:
Andro :sahabat yang egois
Frea :sahabat yang mudah terhasut
Gebby :sahabat yang bijaksana
Nuril :sahabat yang baik,suka mengalah
Mutia :sahabat yang baik,penengah,tegas
LATAR
Tempat :kelas,depan kelas,kantin,koprasi,gazebo
Waktu :siang hari saat istirahat
Suasana :tegang,serius,sedih/terharu,bahagia
Naskah Drama Siap Pentas
(cahaya terang menyorot dipanggung 4 bersahabat sedang bergurau dan bercengkramah didalam kelas disudut bangku depan)
(jam bel istirahat pertama berbunyi kringg....)
Andro :(perut mulai keroncongan) eh gais udah bel istirahat aja nih,aku udah mulai laper kalian laper gak?
Frea :iya aku juga udah laper,nuril,mutia gak laper?
Mutia :eumm...ga begitu laper sih aku,kamu laper gak? (sambil menatap ke arah nuril)
Nuril :sama gak begitu,lagi pengen ngemil aja sih
Andro :yaudah yuk gais,ayo keluar kelas kita cari makan
(4 sahabat itu akhirnya keluar kelas,menuju depan kelas,lampu mulai meredup)
Andro :(membuka pintu)kita jajan dikantin kan seperti biasa
Frea :iya ndro,kaya biasa
Nuril :kita kan udah lama banget gak ke kopsis gimana kalau ke kopsis aja?
Mutia :eh iya bener juga,lagian kita kan udah tiap hari ke kantin apa kalian gak bosen?
Andro :dih tumben banget sih ke kopsis,ngapain? lagian enakan jajan yang ada di kantin,lengkap juga (sambil menunjukkan raut wajah songong)
Frea :iya bener kata andro,lengkapan juga dikantin
Andro :nahh kan...lagian kita juga udah bestie banget sama ibu kantin
(4 sahabat itu masih berdebat diteras depan kelas)
Nuril:gapapalah sesekali kita ke kopsis apasih masalahnya,lagian makanan dikopsis pun gak kalah enak sama yang dikantin
Mutia :iya bener kata nuril,gapapa yuk sekali kekantin ndro,fre
Andro :ke kantin aja!! (udah mulai kesel)
Mutia :okedeh ril ke kantin aja kita (dengan nada yang lirih dan raut wajah yang kecewa)
Andro :ini jadi ke kantin gak sih?(nada jutek)
(tanpa disadari mereka telah ngobrol selama 10menit)
Nuril:yaudah ayo kita kesana,jangan jadi panjang
Andro :hmm (dengan nada malas)
(mereka jalan menuju kantin,dan berjalan dilorong kelas)
(mereka telah sampai kantin,jam istirahat telah habis bel berbunyi (kringg....))
Andro :sialan,gara-gara kalian ber-2 kita gajadi istirahat,denger gak?? bel udah bunyi (berbicara dengan nada keras)
Frea :iya ihh...
Mutia :ya maaf...aku sama nuril kan tadi cuma nyaranin tapi kamunya gamau malah ajak debat dan malah diem di depan kelas lama
Nuril :iya ndro,yaudah lah gapapa nanti aja kan masih ada istirahat ke-2
(Andro balik badan dan meninggalkan Nuril dan Mutia menuju kelas)
Andro :ayo fre kita balik (nada marah)
(Andro dan Frea balik ke kelas disusul dengan Nuril dan Mutia)
Mutia :ndro aku ingin...(terpotong oleh Andro)
Andro :ngapain?udah sana balik ke tempat dudukmu,aku males ngobrol sama kamu,lagian pelajaran ini udah mulai
Mutia :mmm...oke (dengan nada sedih)
(Mutia balik ke tempat duduknya kembali)
Andro :kamu tau kan tadi Mutia sama Nuril ngapain coba tiba-tiba ngajak ke kopsis buang-buang waktu aja,jadinya kita kehabisan waktu istirahat (ngobrol sama Frea)
Frea :iya ya ndro kita kan lagi laper-lapernya malah waktu kita habis sia-sia (dengan nada julid)
Andro :liat tuh mereka ber-2 duduk dengan santai tanpa merasa bersalah,pasti mereka lagi ngomongin kita tuh
(Andro dan Frea melihat ke arah bangku Mutia dan Nuril dengan tatapan sinis)
Mutia :aku jadi merasa gak enak ke mereka ber-2 ril mereka jadi gabisa istirahat karna kita
Nuril :iya mut aku juga merasa gaenak ke mereka,tapi kita jarang juga kan berpendapat kita selalu ngikut apa kata meraka,sekalinya kita ngajuin pendapat kita,mereka malah gak terima, gak semua hidup juga tentang dia kita selalu disuruh-suruh juga mau tapi gitu aja dia marah egois dong namanya
Mutia :iya bener apa katamu ril,dia terlalu egois,semuanya harus nurut sesuai keinginan dia
(bel istirahat kedua telah berbunyi)
Mutia :ayo ndro ke kantin
Andro :aku sama Frea aja kamu sama Nuril katanya ke kopsis,ayo Fre ke kantin
Frea :ayo ndro
(Frea dan Andro meninggalkan Mutia dan Nuril begitu saja)
(Mutia dan Nuril pergi ke kopsis)
Nuril :kamu tau kan mut,tadi Andro ninggalin kita gitu aja dia itu egois gamau kalah suka menang sendiri
Mutia :iya sih tapi disisi lain Andro mungkin kecewa tapi dia juga salah
(Mutia dan Nuril balik ke kelas menuju jalan depan kantor guru)
Mutia :eh ril itu Gebby? bener gak sih,kira-kira ada urusan apa dia balik kesini lagi ya ril
Nuril :kaya nya ada berkas yang belum selesai
Mutia :iya mungkin ya,kita samperin yuk
Nuril :ayoo...
(Mutia dan Nuril nyamperin Gebby yang sedang berada di Gazebo depan kantor guru)
Mutia :haii gebby kamu gimana kabarnya? ada urusan yang belum selesai kah?
Gebby :alhamdulillah sehat kalian gimana?
Nuril :alhamdulillah baik
Mutia :gimana di sekolah baru kamu geb?
Gebby :seneng sih tapi gaada yang bisa ngalahin kalian,eh ko kalian cuma ber-2 dimana Andro sama Frea
(wajah Mutia dan Nuril tampak cemas)
Nuril :eumm...
Gebby :kalian ada masalah ya
Mutia :iya geb ada masalah kecil yang bikin salah paham
(suasana di gazebo depan kantor pun menjadi canggung,Mutia dan Nuril menceritakan masalah yang terjadi)
Gebby:ohh gitu masalahnya,eh itu ada mereka lewat
(Gebby memanggil Andro dan Frea)
Andro :hai gebby,kenapa kamu tiba-tiba ke sekolah,gimana enak nggak disekolah barumu?
Frea :oh iya geb,gimana enak nggak?
Gebby :alhamdulillah enak,tapi tetep aja gaada yang bisa gantiin kalian,aku kesini karna ada urusan yang belum selesai
(Andro dan Frea bertanya seakan-akan tidak terjadi apa-apa)
Gebby :aku tahu apa yang sedang kalian alami,ayo kesini kita bicarakan dan selesaikan semuanya
(suasana disana mendadak menjadi canggung)
Gebby :aku mau kita bicara ber-3 Andro,Nuril kita bicara disana aja yuk
Andro :oke...ayo
(Andro dan Nuril menceritakan kejadiannya ke Gebby berdasarkan sudut pandang mereka)
(mereka ber-3 kembali ke gazebo)
Gebby :oke aku sekarang jadi tahu dari sudut pandang kalian masing²,aku tidak menyalahkan siapapun tapi ada sedikit masukan untuk kamu ndro,sebelumnya minta maaf kalo sedikit bikin kamu tersinggung,tapi agar kalian belajar dari kesalahan dan belajar agar berubah jadi lebih baik
Andro :iya geb,apa?
Gebby :terkadang kamu terlalu egois Andro,semua hal bukan hanya tentang kamu,yang lain juga boleh berpendapat kita juga harus menghargai pendapat yang lain mereka selama ini kan sudah mengikuti apa keinginan kamu,apa pendapat kamu,dan mereka pun menerima itu,tapi sekalinya mereka berpendapat kamu marah begitu saja,karna tidak sesuai apa yang kamu mau
Andro :oh gitu ya geb,sekarang aku jadi tahu terkadang aku terlalu egois dan ingin menang sendiri maaf ya teman² jika selama ini sifatku bikin kalian gak nyaman
Mutia :iya ndro kami udah maafin,setidaknya kamu tahu dan bisa belajar dari kesalahan
Frea :aku juga minta maaf ya teman² jika selama ini aku juga egois tidak mau mendengarkan pendapat kalian
Nuril :iya gapapa kok,dengan begini kita bisa tahu dan belajar dari kesalahan yang kita alami saat ini
Gebby :udah-udah...semua masalah udah selesai,jangan sampai ada kesalahpahaman lagi yaa,ayo kita maaf²an dulu
(suasana disana akhirnya mencair,dan mereka bermaaf-maafan dan kembali akur lagi)
(cahaya mulai redup diatas panggung dan drama telah selesai)
A. Analisis struktur teks drama
1. Orientasi (Pembukaan)
Empat sahabat (Andro, Frea, Mutia, Nuril) sedang bercanda di dalam kelas saat jam istirahat berbunyi.
Mereka mulai membahas akan jajan di mana, lalu terjadi perbedaan pendapat antara pergi ke kantin atau koperasi.
2. Komplikasi (Permasalahan)
Perbedaan pendapat antara Andro (yang memaksakan ke kantin) dan Mutia-Nuril (yang mengusulkan ke koperasi) menyebabkan ketegangan.
Andro dan Frea marah dan menyalahkan Mutia serta Nuril karena waktu istirahat habis. Hubungan pertemanan menjadi renggang, suasana menjadi tegang dan saling menyalahkan.
3. Resolusi (Penyelesaian)
Gebby, sahabat lama yang bijaksana, muncul dan membantu menengahi konflik.
Ia mengajak Andro dan Nuril berbicara dari sudut pandang masing-masing.
Gebby menyampaikan nasihat yang membuat Andro dan Frea menyadari kesalahan mereka.
4. Koda (Penutup)
Semua sahabat saling meminta maaf dan berjanji untuk saling menghargai.
Suasana berubah menjadi damai dan penuh kehangatan.
Cahaya panggung meredup, menandakan akhir cerita.
B.Analisis Unsur Kebahasaan
1. Analisis Unsur Kebahasaan
Teks drama menggunakan ragam bahasa informal (sehari-hari) yang sesuai dengan karakter remaja. Bahasa yang digunakan mencerminkan suasana santai, tegang, hingga emosional. Diksi sederhana, komunikatif, dan mudah dipahami.
2. Penggunaan Dialog Langsung
•Andro:
"yaudah yuk gais, ayo keluar kelas kita cari makan"
•Mutia:
"iya bener kata nuril, gapapa yuk sekali ke kantin ndro, fre"
3. Kalimat Imperatif dan Ekspresif
Kalimat imperatif (perintah/ajakan):
•"ayo keluar kelas"
•"ayo fre ke kantin"
•"udah sana balik ke tempat dudukmu"
Kalimat ekspresif (emosi/perasaan):
•"sialan, gara-gara kalian ber-2 kita gajadi istirahat!"
•"aku jadi merasa gak enak ke mereka ber-2"
•"oh gitu ya geb, sekarang aku jadi tahu..."
4. Petunjuk Lakuan
•(perut mulai keroncongan)
•(Andro membuka pintu)
•(wajah Mutia dan Nuril tampak cemas)
•(cahaya mulai redup di atas panggung)
5. Kosakata Emosional dan Relasional
Kosakata emosional
•“aku males ngobrol sama kamu”
• “aku jadi merasa gak enak”
Kosakata relasional
sahabat, bestie, maaf, egois, pendapat, teman
6. Bahasa Sehari-hari
•“eh gais”
•“tumben banget”
•“ya ampun”
•“kan udah bestie banget”
7.Deskripsi Singkat
• (mereka ber-3 kembali ke gazebo)
• (suasana disana akhirnya mencair dan mereka kembali bermaaf-maafan dan kembali akur lagi)
4.Pesan Moral Dalam Drama
Dalam sebuah persahabatan, penting untuk saling menghargai, mendengarkan pendapat satu sama lain, dan tidak memaksakan kehendak. Egoisme hanya akan merusak hubungan, sementara sikap saling memahami, memaafkan, dan introspeksi akan memperkuat ikatan dan membawa kedamaian. Pesan ini mengajarkan nilai-nilai seperti toleransi, komunikasi yang sehat, dan pentingnya kebijaksanaan dalam menyelesaikan konflik.
5.Paragraf Reflektif tentang pentingnya kerja sama dalam kelompok
Drama "Bersatu Menguatkan"mengajarkan
Kerja sama dalam kelompok adalah kunci utama dalam mencapai tujuan bersama. Setiap individu memiliki kelebihan dan kekurangan, dan melalui kerja sama, setiap anggota dapat saling melengkapi satu sama lain. Ketika kita mampu mendengarkan, menghargai pendapat, dan bertanggung jawab atas peran masing-masing, maka tercipta suasana yang harmonis dan produktif. Konflik mungkin tak terhindarkan, namun dengan komunikasi yang baik dan sikap saling memahami, setiap masalah dapat diselesaikan tanpa merusak hubungan. Belajar bekerja sama juga melatih kita menjadi pribadi yang lebih empatik, sabar, dan dewasa dalam menghadapi perbedaan.
Komentar
Posting Komentar